BERITA & ARTIKEL

Pengumuman Libur Lebaran 2022

Kami, Jajaran Direksi dan semua Staff Abu & Co mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

 Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangan kami, Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT, serta diampuninya dosa dosa yang telah diperbuat.

Berkaitan dengan Jatuhnya Hari Raya lebaran pada tanggal 2 Mei 2022. kami menginformasikan bahwa :

1 . Pengangkutan sampah oleh armada kami diliburkan pada tanggal 2 Mei 2022, dan kembali normal keesokan harinya.

2. Tanggal 2 - 7 Mei 2022 merupakan libur kantor Abu & Co, Kegiatan kantor kami akan dimulai kembali pada tanggal 9 Mei 2022.

 

Demikian kami sampaikan dan terima kasih.

 

BERITA MUSAYAMA PADA METROTANGSEL

BERITA MUSAYAMA

 

“ABU & CO PERKENALKAN ‘MUSAYAMA’ MESIN PEMUSNAH SAMPAH BERKAPASITAS 20 TON SEHARI”

Dilansir dari metrotangsel.com, 15 Juli 2019

Dalam hal pengelolaan sampah, TPA Cipeucang dianggap belum mampu untuk mengambil seluruh sampah di seluruh Kota Tangerang Selatan. Abu&co, perusahaan pengelohan sampah di Tangerang Selatan, memberikan solusi dengan teknologi Musayama, pemusnah sampah kaya manfaat. 

Abu&co melayani 10.000 rumah di Tangerang Selatan dan sampah yang diangkut dapat mencapai 30 ton setiap hari. Musayama, sebagai teknologi baru milik abu&co mampu memusnahkan hampir 30 ton sampah setiap harinya dan menghasilkan bahan bakar cair, bahan bakar gas, asap cair dan arang bahkan teknologi listrik. Musayama dapat bekerja selama 24 jam tanpa bahan bakar. Abu&co berharap teknologi ini dapat digunakan oleh tempat pengolahan sampah lainnya. 

Berita selengkapnya dapat dibaca di https://metrotangsel.com/2019/07/15/abu-co-perkenalkan-musayama-mesin-pemusnah-sampah-berkapasitas-20-ton-sehari/

 

Bahaya Limbah Popok Bayi

BAHAYA LIMBAH POPOK BAYI

“popok bayi menempati posisi kedua sebagai penyumbang sampah terbanyak dilaut” 

Orang tua yang sedang memiliki anak balita atau bayi memilih popok sebagai salah satu sarana untuk mempermudah keseharian mereka. Popok bayi menjadi pilihan karena penggunaan yang mudah dan tidak menambah cucian. Popok dipakai sekali kemudian popok ketika buah hati buang air besar atau kecil. Kemudahan pemakaian ini menjadikan popok salah satu barang penting orang tua ketika mempunyai bayi atau balita. Namun, dibalik efektivitas dan kemudahan memakai popok, ada hal-hal berbahaya yang berasal dari limbah popok. Popok adalah salah satu sampah yang sangat sulit terurai. Popok baru bisa terurai sekitar 20-100 tahun bahkan lebih. Hal ini dapat mem Hal berbahaya tersebut tidak hanya penumpukan dalam TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dengan teknologi landfill, pencemaran lingkungan pun juga menjadi salah satu bahaya yang harus diperhatikan.

Dalam popok, biasanya terdapat beberapa bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi mahluk hidup. Berikut ini adalah bahan – bahan kimia tersebut

1. Tributyltin/Tribulitin (TBT) digunakan dalam popok untuk mencegah pertumbuhan bakteria.  Tribulitin adalah kandungan bubur kayu dan merupakan salah satu limbah B3. Kandungan ini berbahaya pada kehidupan laut dan kehidupan manusia. Pada manusia, kandungan ini dapat mempengaruhi hormon dan menyebabkan iritasi kulit. Tribulitin sangat berbahaya jika dihirup secara langsung. Tribulitin juga tidak terurai, sehingga kandungan ini dapat masuk kedalam ekosistem dan rantai makanan. 

2. Dioxins adalah sebuah kandungan yang ada hasil dari proses bleaching popok. Dioxin dapat menyebabkan permasalahan untuk organ reproduksi, pertumbuhan dan imunitas. Dioxin membutuhkan waktu lama untuk terurai.

3. Sodium polyacrylate adalah kandungan yang digunakan untuk menyerap cairan. Kandungan ini berbahaya karena akan menyebabkan iritasi atau alergi

4. Volatile Organic Compounds seperti toluene, xylene, ethylbenzene, dan dipentene, digunakan untuk membuat pewarna, polymers, dan lem. Kandungan seperti xylene berbahaya karena dapat menyebabkan iritasi, radang kulit dan gangguan fungsi paru-paru

5. Plastik/Polymer digunakan untuk mengemas diapers. Bahan – bahan ini adalah bahan yang sulit terurai sehingga memakan waktu yang lama di TPA dengan teknologi landfill.

Bahan-bahan yang terkandung dalam popok akan sangat berbahaya terhadap kesehatan mahluk hidup. Jika TPA melaksanakan teknologi landfill, penumpukan limbah popok juga menjadi masalah karena sulitnya material penyusun popok untuk terurai. Abu&co telah menyiapkan teknologi dan sistem untuk mengurangi bahaya dari limbah popok serta menghindari adanya penumpukan limbah popok. 

Sumber:

https://www.mongabay.co.id/2018/09/02/popok-limbah-berbahaya-yang-cemari-sungai-sungai-di-jawa/

https://www.unsustainablemagazine.com/the-effects-of-disposable-diapers-on-the-environment-and-human-health/

sumber foto:

https://pixabay.com/photos/absorbent-baby-bathroom-care-3509508/

Pengelolaan Sampah dengan Mesin Musayama yang Ramah Lingkungan

Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Abu dan Co. yang berlokasi di Tangerang Selatan ini mulai beroperasi Juli 2019. Kemal Pasya, lulusan arsitektur Institut Teknologi Bandung ini sudah 25 tahun bergelut dalam pemasalahan sampah Awalnya ia menyediakan jasa pengumpulan sampah dan pembuangannya pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Namun sayangnya TPA dengan sistem sanitary landfill ini telah melebihi kapasitas.

 

TPA dengan sistem sanitary landfill memiliki model tanah cekungan tempat menampung, mengisolasi, memadatkan sampah untuk kemudian ditimbun lagi dengan tanah. Sampah pada sanitary landfill terdegradasi secara lebih aman pada lingkungan dibanding sistem open dumping.

Kini TPA pun beralih sistem menjadi open dumping dimana sampah dibuang begitu saja, dibiarkan menggunung dan rawan longsor. TPA menerima sekurang-kurangnya 800 ton setiap hari dari 1.5 juta penduduk Tangerang Selatan. Inilah yang mendorong kepedulian Kemal Pasya. Langkah kecilnya dimulai bersama sang anak, Fatahillah Pasya, mengembangkan mesin Musayama, Musnah Kaya Manfaat, mengelola 15 ton sampah perhari dari 10.000 rumah tangga.

Lantas seperti apa pengelolaan sampah ala Abu & Co.? Simak perbincangan DW dengan Kemal Pasya.

berita lengkapnya, dapat di baca di situs DW :

 

https://www.dw.com/id/pengelolaan-sampah-dengan-mesin-musayama-yang-ramah-lingkungan/a-52171230

Soft Launching MUSAYAMA - MUsnah SAmpah kaYA MAnfaat

Tangerang Selatan, BSD,  Sampah adalah hal yang tidak bisa kita lepaskan dalam kegiatan sehari-hari. Di Indonesia, rata-rata, setiap jiwa menproduksi sampah seberat 0,7 kg per hari. Demikian kuatnya kekuatan produksi sampah dan ketidakmampuan TPA-TPA yang ada di Indoensia untuk menangulangi hal tersebut serta prilaku buang sampah di Indonesia yang belum disiplin, membuat kami Abu & Co untuk memutar otak kami untuk menciptakan bagaimana cara yang baik untuk menanggulangi sampah dengan karateristik khas sampah Indonesia. Sampah Dapur yang basah bercampur dengan sampah non organik (plastic/non biodegradeable) ditempat sampah membuat sulitnya penanganan sampah jika dilakukan dengan metode penganan yang telah di terapkan oleh Negara-maju. Oleh karena itu, Kami menggabungkan dengan Konsep TPST (Tempat Pengelolaan Sampat Terpadu) Zero waste yang memiliki target Sampah Hari ini Selesai Hari ini dengan teknologi terbaru kami yang kami yakini sangat cocok dengan karateristik sampah di Indonesia

Dimana pada tanggal 15 Juli 2019, Abu & Co secara resmi melakukan Soft Launching  produk terbaru kami yaitu MUSAYAMA. Event ini dibuka oleh Founder Abu & CO yaitu Kemal Pasya dan mengundang instansi-instansi lokal dan Tokoh masyarakat di Tangerang  Selatan.

MUSAYAMA yang merupakan teknologi gabungan antara Insinerasi dan Pyrolisis mampu menghabiskan sampah sebanyak 25-30 Ton per hari, dan mampu menciptakan produk-produk sampingan berupa Wood-Gas, Syn-Gas, Charcoal, Asap Cair,& produk BBM.

Link Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=TjbWOJiqD0k
Link gallery disini

Pengumuman Libur Lebaran 2019

Kami, Jajaran Direksi dan semua Staff Abu & Co mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

 Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangan kami, Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT, serta diampuninya dosa dosa yang telah diperbuat.

Berkaitan dengan Jatuhnya Hari Raya lebaran pada tanggal 5 Juni 2019. kami menginformasikan bahwa :

1 . Pengangkutan sampah oleh armada kami diliburkan pada tanggal 5 Juni 2019, dan kembali normal keesokan harinya.

2. Tanggal 5 Juni - 11 Juni 2019 merupakan libur kantor Abu & Co, Kegiatan kantor kami akan dimulai kembali pada tanggal 12 Juni 2019.

 

Demikian kami sampaikan dan terima kasih.

 

Pengelolaan, Pemusnahan dan Pemanfaatan Marine Debris dan River Dumping

Indonesia yang merupakan negara maritim, yang 70% wilayahnya adalah lautan, memiliki kekayaan biota laut yang melimpah , dan juga sering disebut surga dunia, memiliki PR yang sangat besar dalam masalah sampah di darat maupun di perairannya.

Menurut data dari Dr. Jenna Jambeck,pada tahun 2015 Indonesia merupakan masuk dalam 5 besar dalam "Penyumbang" sampah plastik ke laut dunia. Sedangkan pada November 2018, Indonesia di hebohkan dengan paus isi sampah yang terdampar di Wakatobi yang membuat hal ini makin viral dimasyarakat.

Persoalan ini direspon secara langsung oleh Pemerintah Indonesia dengan dibuatnya Indonesia's Plan of Action on Marine Plastic Debris. Pemerintah merencanakan 5 tahapan untuk indonesia dengan goal 2025 yaitu meruduksi sampah plastik sampai dengan 70%. Hal Ini harus di appresiasi karena pemerintah sudah menyaradari dan mulai menerapkan action plan tersebut, akan tetapi strategi penangulangan cepat dan pemusnahan tersebut tidak tercantum dan tertera secara tegas di 5 tahapan Action Plan Teserbut.

Oleh karena itu Kami, Abu & Co mencoba memberikan solusi berdasarkan pengalaman Kami mengelola sampah selama lebih dari 20 tahun. Dengan mengedepankan kearifan lokal, kami membangun sebuah Rencana pemecahan masalah untuk memusnahkan dan menangunglangi sampah secara cepat dan tepat yang menjunjung Cycling Economy, dan juga membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap permasalahan sampah dimana mereka mendapatkan benefit secara langsung dalam pelaksanaanya.

Oleh karena itu kami mengajak teman-teman yang tertarik untuk dapat berdiskusi dengan kami untuk membahas lebih lanjut Rencana tersebut

 

Ttd

 

Abu & Co

City Cleaning – Konsep & Langkah Revolusioner Dalam Pengelolaan Sampah

Terinsipirasi dari pengkonsepan 5 aspek dalam pengelolaan sampah oleh Ibu Ir. Sri Bebassari, M.Si, Abu & Co membangun sebuah sebuah rencana dan langkah Revolusioner dalamn mengelola sampah dimana kami menganalisa situasi sampah perkotaan dan merepkan konsep 5 aspek pengelolaan sampah,

Berpengalaman mengangani Sampah perkotaan selama lebih dari 20 tahun, kami menjabarkan tiap mendefinisikan tiap permasalahan utama dan juga solusi dari masalah tersebut.

Untuk itu,  kami mengajak teman-teman yang tertarik untuk dapat berdiskusi dengan kami untuk membahas lebih lanjut konsep tersebut

 

Ttd

 

Abu & Co

Selamat Tahun Baru 2019

Kami, Jajaran Direksi dan semua Staff Abu & Co mengucapkan Selamat Tahun Baru 2019.  Semoga di tahun yang baru ini Kami dapat melayani anda lebih baik dari tahun 2018. Di tahun 2019 ini, Kami terus akan mensupport dan mengajak pengguna layanan Kami untuk dapat lebih aktif di format terbaru Bank Sampah yang sedang kami matangkan konsepnya. Demikian Salam dari kami, atas perhatiannya dan waktunya Kami ucapkan Terima kasih.